Berkicau riang beburung disangkar Pena, menyambut rembangan pagi yang berganti. O, selalu kuingat cita-citaku begitu pula impianku. Maka, kutekuni dengan segenap pikiran dan kukejar dengan sepenuh hati. Aku berjuang menyambut panggilanNya. Antusiasku bergemuruh bak deburan ombak dilautan lepas. O, semoga Tuhan merahmati aktivitasku ;-)
Selamat pagi kawans...
Semoga aura semangat dan antusisme di pagi ini tetap tertanam. Tetap menggelora! Walau ada yang sedang tidak enak hati atau sedang merasakan sendu semoga pagi ini mampu mengubahnya menjadi kebahagiaan. Tak lupa bagi yang sedang mengembara di Tanah mana pun, di Negara mana pun. Semoga pagi ini menjadi titik awal bergemuruhnya ombak-ombak sentosa yang bisa melahirkan selaksa keriangan di setiap jiwa. Amin
Bagaimana kabarnya hari ini? Liburan kali ini akan menjajah kuliner dimana? Atau pergi bersama teman-teman ke bendungan? Atau masih sibuk dengan tugas-tugas? O, tidaaaak. Mari beribur kawans, meski hanya jalan-jalan sederhana. Meskipun uang pas-pasan yang penting bisa beli roti dan bisa ngajak orang yang kita cinta menjadi lebih akrab. Wow!
Semalam saya mengitari daerah dago with Jude. Setelah menghadiri agenda rutin Bandung Flickr atau Bdgflckr di Salman ITB saya diajak makan-makan oleh Jude. Awalnya saya mengira itu hanya ajakkan manja yang tak mungkin bertahan sampai tempat parkiran motor, tapi Jude benar-benar berniat ketempat makanan Roti Keju itu. “Ayoolah, aku belum makan. Laper...” ajak Jude. “O, siap Nona. Dengan senang hati :D” Jawabku. Ah, aku harus setia temani Jude. Apalagi kali ini Jude yang bayarin. Hahaha =))
Setibanya di Madtari, saya pesan Roti pisang susu strawberi keju(Rp 10rb), pun Jude pesan itu hanya bedanya saya strawberi sedangkan Jude coklat. Minumannya Teh tarik(Rp 5rb) saja, hehe. Ini adalah kali ke empat saya makan roti bareng jude di Madtari. Harga dan rasanya sangat beraneka. Saya sarankan kalau ada akan makan disana sebelumnya jangan makan apa-apa. Dijamin kenyang. Madtari tempatnya di Jalan Tengku Umar, Bandung. Daerah Plazza Dago :)
Selama di sana saya asik menyimak cerita-cerita Jude, tentang apapun. Mulai dari cerita Bapak yang menelpon Jude kemarin siang, cerita tentang-teman kuliahnya dengan aneka kekocakkannya, tugas kuliahnya yang numpuk, bahkan sampai cerita-cerita pribadi “Eheeem...:D”. Dengan selorohnya Jude yang kocak membuat saya terpingkal-pingkal. Terlebih ketika bercerita lucu atau sinis, waaah matanya ikut-ikutan berekspresi. Mendelik-delik. Hahaa....
Kalau kata Robert G. Ingersoll "Tempat untuk berbahagia itu ada di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia". Pesan ini sangat mantep. Pas, sangat cakap kalau bisa merasakannya. Keluarga adalah kehidupan sosial yang paling kecil, namun bisa memberikan 'dampak' yang BESAR. Jude adalah adik saya satu-satunya. Kiat saya untuk berbahagia itu adalah jangan lupa untuk memuji. Ya, meskipun hanya sekedar memuji penampilannya, misal tulisannya, bajunya serasi atau sepatunya cocok. “Woow, pakaianmu serasi banget Jud, pandai ya kamu milih baju”. Saya yakin pasti orang yang di puji akan senang. Bahkan jangan ragu untuk saling mengkritik pakaian. Sssst Jude termasuk Muslimah yang harus terus diingatkan soal pakaian :))
O, semoga Tuhan merahmati kekraban ini sampai penghujung usia.
Selamat Pagi Indonesia. Happy weekend :)



