Saya tidak tahu harus berbuat apa. Seolah tidak bisa berkata-kata lagi untuk menggambarkan kondisi Emak yang kini semakin melemah. Kabar terakhir yang saya dapatkan, Emak semakin kurus, semakin sulit bicara, semakin sulit minum dan tak jarang minum yang Emak teguk itu keluar lagi. Emak, tidak bisa tidur lagi karena setiap saat Emak kesakitan, sakit yang tidak kepalang.
Selama kurang lebih tiga bulan Emak menahan sakit. Selama itu pulalah Emak harus berbaring diatas tempat tidur. Kakinya yang patah persis dibagian atas lutut membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Berbaring bosan, bergerak sakit. Kadang kala Emak meringis kesakitan. Mengaduh. Menitikan air mata kepasrahan, merasakan sakit dan ngilu yang tiada terperi.
Setiap kali menawarkan operasi kaki, Emak selalu menolak, Emak lebih memilih terapi kaki kepada yang berpengalaman menangani patah tulang. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Emak hanya sedikit merasakan pemulihan. Sepanjang pemulihan itu, secara tidak sadar akibat terlalu lama berbaring punggungnya terkena luka dukobitus. Karena lukanya sudah selebar mangkuk, mau tidak mau Emak harus menjalani operasi. Sampai detik ini bekas operasinya masih belum kering.
Kepada teman-temanku yang baik hati, saya mohon doanya untuk kesembuhan Emak. Semoga Emak kembali sembuh dan tersenyum seperti sedia kala. Semoga Allah mencabut rasa sakit yang sedang mendera Emak. Semoga Emak tegar menjalani ketentuan Allah. Semoga Allah yang Maha Pemurah membalas dengan kebahagiaan dari setiap air mata, kelelahan dan kepedihan Emak selama sakit. Semoga Allah ridha...ridha...dan ridha dengan apa yang sedang Emak rasakan saat ini. Amin Ya Allah.ya rabbal 'alamin....
Blog | Twitter | Facebook | Tumblr | About Me!







